Rabu, 19 Februari 2014

Jalan-Jalan ke Pekanbaru: Tugu-Tugu

Jalan-Jalan ke Pekanbaru: Tugu-Tugu

tugu+selamat+datang+(2)
Tugu Selamat Datang. Tugu ini adalah tugu yang pertama kali dilihat karena  berada di persimpangan jalan Jenderal Sudirman dan jalan masuk ke bandara Sultan Syarif Kasim II.

p4f16366f8529c
Tugu Zapin terletak di persimpangan jalan Jenderal Sudirman dan jalan Gajah Mada dan tepat berada di titik 0 (nol) kilometer Pekanbaru. Sebelumnya di tempat ini berdiri tugu Pesawat. Tugu Zapin ini terbuat dari perak dan berharga 4,5 milyar.
Tugu+Adipura+Pekanbaru+terlihat+indah+menghiasi+kota+pekanbaru+setelah+diperbarui+(30-12-2010)+ft++CF+1++defizal
Tugu Adipura terletak di jalan Jendral Sudirman depan kantor Walikota. Tugu ini menandakan keberhasilan kota Pekanbaru memperoleh Adipura 7 kali berturut-turut semenjak tahun 2004 sampai 2011. Pada tahun 2011 kota Pekanbaru memperoleh Adipura Kencana kategori kota besar.

2+selais
Tugu Ikan Selais terletak berdampingan dengan Tugu Adipura. Sebelumnya di tempat ini berdiri tugu Air Mancur
IMG_3747
Tugu Bambu Runcing terletak di persimpangan jalan Diponegoro Pekanbaru dan jalan Hang Tuah

Tugu-keris-riau-pasang-terbalik
Tugu Keris terletak di persimpangan jalan Diponegoro dan jalan Pattimura

tugu+songkett terletak di persimpangan jalan Tuanku Tambusai dan jalan Arengka 2. Tugu ini diresmikan pada tanggal 23 Juni 2011 bersamaan dengan peresmian tugu Ikan Selais.
IMG_9012kecil

  terletak di jalan Cut Nyak Dien ini dibuat untuk memperingati penyelenggaraan PON XVIII di Pekanbaru pada tanggal 9 sampai 20 September 2012  sumber :blogspot.com/2012/06/jalan-jalan-ke-pekanbaru-tugu-tugu.html

Kampus Unand Limau Manis Cocok Untuk “Olahraga Hijau”


kondisi penghijauan pada seputar bundaran di kampus UnandBerolahraga secara rutin dan teratur adalah kebutuhan tubuh untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Kebutuhan ini tidak ada perdebatan lagi dan semua orang setuju serta didukung fakta yang dapat ditemui dalam kehidupan sehari-hari dan lingkungan hidup kita masing-masing. Persoalan yang selalu muncul adalah bagaimana cara berolahraga yang baik dan dimana tempat melaksanakan olahraga yang paling tepat.
Harian Kompas tanggal 18 Januari 2014 menjawab kedua pertanyaan tersebut dengan mengangkat topik "Olahraga Hijau" berdasarkan hasil studi Profesor Jules Pretty dan Jo Barton dari Interdisciplinary Centre for  Environment and Society, Department of BiologicaI Sciences University of Essex, Inggris. Hasil studi tersebut menjelaskan bahwa melakukan aktivitas fisik di taman (ruang terbuka hijau) dapat menurunkan risiko penyakit mental dan meningkatkan kesehatan. Aktivitas yang dimaksud cukup beragam dan sederhana, seperti berjalan, berkebun, bersepeda, dan bercocok tanam.
Selanjutnya studi yang dipublikasikan dalam American Chemical Society, Journal Environmental Science and Technology menyimpulkan bahwa  berolahraga tidak perlu terlalu berat, cukup berjalan kaki atau lari-lari kecil mengitari taman selama 30 menit telah dapat membantu untuk menyegarkan diri. Jenis kegiatan inilah yang disebut dengan  olahraga hijau. Selanjutnya hasil studi tersebut menegaskan bahwa berolahraga di taman atau ruang hijau dapat meningkatkan suasana hati (mood) dan kesehatan mental.
Dari dua publikasi ini sangat jelas bahwa berolahraga atau melakukan aktivitas fisik di ruang terbuka hijau selama  30 menit dapat memberi keuntungan luar biasa terhadap kesehatan dan suasana hati serta kesehatan mental. Salah satu pertanyaan penting yang muncul dari hasil studi adalah dimana masyarakat KotaPadang jika ini melaksanakan olahraga.
kondisi penghijauan kampus Universitas AndalasTempat olahraga yang ramai dikunjungi oleh masyarakat Kota Padang setiap hari Sabtu dan Minggu adalah Taman atau Lapangan Imam Bonjol, GOR Agus Salim dan Pantai Kota Padang, terutama sepanjang Danau Cimpago. Ketiga tempat ini mungkin belum seluruhnya dapat dikatakan tempat olahraga hijau. Ketiganya berada di pusat kota yang tidak bebas dari polusi.
Pertanyaan berikutnya dimana lokasi olahraga hijau yang paling tepat di Kota Padang? Jawabnya adalah Kampus Unand Limau Manis. Kampus ini telah masuk ranking 8 UI Greenmetric World University Ranking. Suasana kampus yang hijau telah mulai terasa semenjak memasukan gerbang utama kampus. Meskipun belum merata, upaya yang dilakukan saat ini akan menempatkan kampus ini semakin hijau. Disamping lingkungan yang hijau, jalan yang tersedia di dalam kampus untuk berolahraga hijau cukup luas dan tersedia pilihan medan jalan yang diinginkan.
Saat ini jalan lingkar selatan kampus telah dibenahi dengan menata ulang struktur tanah yang dapat  menghambat pemandangan, menanam pohon, meningkatkan kebersihan lingkungan kampung dan membuat tempat-tempat yang menarik yang dapat memenuhi persyaratan olahraga hijau.  Pada lokasi ini sedang dibangun kafe yang representatif, panorama, embung dan pusat pembibitan untuk penghijauan kampus. Untuk memenuhi kebutuhan pupuk, saat ini juga sedang dibangun tempat pengolahan sampah yang akan dapat dijadikan pupuk tanaman.
Penghijauan pada sisi jalan di kampus Universitas AndalasUnand akan terus menata lokasi lingkungan kampus sedemikian rupa agar semakin menarik untuk menjadi lokasi olahraga hijau yang dipilih masyarakat Kota Padang. Oleh sebab itu masyarakat Kota Padang, terutama yang bermukim di sekitar kampus agar melaksanakan olahraga hijau di Kampus Unand, Limau Manis, Padang setiap akhir pekan.
Jika semua rencana pengembangan yang dilaksanakan sekarang terwujud, maka kampus Unand tidak saja cocok untuk lokasi olahraga hijau, tetapi juga dapat membeli berbagai bibit tanaman pelindung dan tanaman hias serta pupuk kompos. Jika tempat cuci mobil telah dapat dirampungkan, pengunjung kampus yang membawa mobil juga dapat mencuci mobil di tempat yang telah disediakan.
Marilah kita mulai  dari sekarang.  Kalau tidak kita mulai, siapa lagi dan kalau tidak sekarang, kapan lagi. sumber :.unand.ac.id/en/news/university/2687-kampus-unand-limau-manis-cocok-untuk-olahraga-hijau

Tim Evaluasi BL laksanakan Peninjauan langsung di lokasi Penanaman Pohon di Sekitar Kota Medan


Medan, Selasa 4 maret 2008., Tim Evaluasi  Bina Lingkungan CDC Bandung datang langsung ke kota Medan untuk meninjau Hasil Proses Penanaman Pohon untuk penghijauan yang dilakukan Comdev Divre I Sumatra bulan Desember 2007 yang lalu.
Peninjauan Langsung di lokasi Penanaman pohon kali ini selain melihat secara langsung hasil penanaman di beberapa lokasi,  juga dimaksudkan untuk evaluasi manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat dengan kegiatan penanaman pohon penghijauan tsb.Lokasi penanaman yang mendapat kunjungan pertama adalah diseputaran Lapangan Bola dan Masjid Komp. Asrama TNI Widuri Marindal Medan, kemudian disepanjang bantaran Sungai buatan Marindal.
Banyak hal yang dapat dievaluasi dari kegiatan ini, termasuk perlunya menanamkan kesadaran masyarakat untuk memelihara lingkungan yang asri. Hal ini perlu karena dari sekian banyak tanaman pohon pelindungan yang dilakukan, tidak sedikit pula yang mati karena kurang pedulinya masyarakat memberi siraman air, mengingat di sekitar lokasi sendiri jarang terjadi curah hujan. disamping itu,  barang kali perlu kerjasama  dengan Pemerintah setempat untuk penanaman pohon pelindung berikutnya.
Pada lokasi di sepanjang bantaran Sungai Deli Helvetia yang juga dikunjungi untuk melihat dari dekat hasil penanaman pohon, beberapa  pohon mati karena gangguan Hewan Kambing. Namun hasil tanaman pohon yang dilakukan diseputar tempat tinggal warga kelihatannya pohon hidup subur dan dikelola dengan baik.
Dalam kesempatan  ini, Tim Evaluasi  Bina Lingkungan juga memanfaatkan waktunya untuk bersilaturakhmi  dengan masyarakat dan  berkesempatan memberi arahan tertib administrasi penyerahan bantuan tanaman pohon kepada masyarakat, sehingga nantinya tidak dianggap sebagai bantuan yang tidak bertuan dan sia-sia.
di akhir  peninjauan,  Tim Bandung menyempatkan diri melihat lokasi-lokasi dan kondisi masyarakat di sekitar Belawan, yang juga perlu mendapatkan perhatian Comdev  PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk dengan program Bina Lingkungan di waktu mendatang. sumber :http://pkbl-telkom.com/portal/index.php?c=Berita&m=Detail&c_kode_berita=103

Mentan Suswono Ikut Gerakan Penghijauan di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumut

Menteri Pertanian Suswono yang ikut bersama rombongan Presiden SBY usai melakukan kunjungan ke lokasi pengungsian bencana alam erupsi Gunung Sinabung, Jumat siang (24/1/2014), melakukan gerakan penghijauan di sekitar lokasi Bandara Internasional Kuala Namu, Deli Serdang, Provinsi ,Sumatera Utara.


Pada kesempatan tersebut Menteri Pertanian Suswono menanam pohon ganitri (elaeocarpus ganitrus) yang diharapkan beberapa tahun kemudian pohon ini akan menjadi penghijauan di sekitar bandara udara yang terbesar di Asia ini.

Foto-foto oleh  :Lasman Simanjuntak/BeritaRayaOnline
sumber :beritarayaonline.com/2014/01/mentan-suswono-ikut-gerakan-penghijauan.html#.UwSWOSdrbFw

antaranews.com/berita/416097/program-penghijauan-pemkot-medan-dapat-apresiasi

Komandan Lanud Medan Kolonel Pnb A. Rasyid Jauhari melaksanakan penanaman pohon di depan baseops Lanud Medan di dampingi para Pejabat Lanud Medan serta para perwira lainnya. Tujuan dilaksanakan penanaman pohon yaitu Guna untuk menghijaukan areal Lanud Medan.(14/12)
Penanaman pohon pertama dilaksanakan oleh Komandan Lanud Medan Kolonel Pnb A. Rasyid Jauhari, dan dilanjutkan oleh Kadispers Letkol Adm Drs. A rusly Purba serta Kadisops Mayor Pnb Yoppie S Mantau secara bersama sama dengan para Pejabat Lainya. Tujuan pertama untuk mencegah terjadinya banjir dan longsor, kedua untuk konservasi keanekaragaman hayati (biodiversity), ketiga untuk penyerapan karbon diatmosfir agar dapat mencegah dampak perubahan iklim. Tujuan ke dua yaitu agar lingkungan di sekitar Lapangan Apron sawit Lanud Medan terasa nyaman dan indah. Begitu juga dengan seluruh personel Lanud Medan dan para tamu dari luar Lanud Medan merasa nyaman apabila datang melihat pohon-pohon yang rindang dan sejuk yang ada di Lap. Apron Sawit lanud medan.(Pen Lanud Medan) sumber :.blogspot.com/2011/12/penghijauan-di-lanud-medan.html